7 Cara Menemukan Target Pasar dari Produk Terbaru

 


Bagaimana pasar menerima produk yang kamu jual? Jika kamu sudah menentukan usaha apa yang akan dilakukan, maka perlu untuk menganalisa dan memulai untuk membuat kajian menentukan target pasar. Ini penting agar produk yang dijual menemui pasar atau konsumen yang tepat. Sehingga cita-cita meraup cuan dari produk tadi bisa tercapai dengan baik.

Banyak cara untuk menemukan pasar yang tepat atas produk kita. Bisa dilakukan secara manual atau konvensional, tetapi bisa juga dengan cara digital. Apalagi di era kemajuan teknologi informasi ini, cara digital sangat membantu kita dalam menemukan target pasar yang pas. Digitalisasi produk memang sangat membantu pelaku usaha, baik UMKM maupun skala besar. Karena itu, diperlukan tim marketing yang andal dalam mengelola aset digital tersebut.

 

Jejaring UKM telah merangkum beberapa tips atau trik dalam menemukan pasar untuk produk yang kita jual. Kali ini, Tim Jejaring UKM akan mengulas 7 (tujuh) strategi dalam menemukan pasar yang tepat.

 

1. Memahami Konsumen yang jadi Target

Ada banyak tipe konsumen. Karena itu, kita mesti memahami apa maunya konsumen ini. Jika kita sudah memahami, tidak sulit untuk menentukan target. Misalnya, apakah produk yang kita jual itu segmented atau bersifat gado-gado? Jika segmented, misalnya menjual pakaian anak atau kuliner khas daerah tertentu, maka lebih mudah untuk menemukan target pasar. Penting bagi kita juga memahami psikologi pasar. Misalnya, sesuai minat, gaya hidup, dan latar belakang pendidikan. Analisa juga populasinya, seperti umur calon konsumen, bagaimana komposisi jumlah laki-laki dan perempuan, kemudian bagaimana tingkat ekonominya jika dilihat dari sisi pendapatan per kapita. Bisa juga dilihat dari lokasi pemukiman calon konsumen. Kita mesti paham karakteristik calon konsumen yang dekat dengan usaha sehingga produk yang dijual bisa sesuai dengan minat mereka.

 

2. Mengerti Apa yang Dibutuhkan Konsumen

Ada adagium yang mengatakan bahwa konsumen adalah raja. Karena itu, pelaku usaha mesti paham apa yang dibutuhkan oleh konsumen. Jika hal itu sudah bisa diatasi, yakinlah kalau produk yang kita tawarkan kepada konsumen akan menjadi gayung bersambut. Kalau sudah paham apa yang dimaui oleh konsumen, kita bisa menentukan produk apa yang mesti ditawarkan. Begitu juga terhadap produk apa yang harus diproduksi. Untuk menjadi paham kebutuhan konsumen, perlu dilakukan survei pasar. Ya, tentu saja tidak seperti survei calon presiden ya? Cukuplah kita survei dengan iseng-iseng menanyakan pada beberapa orang, apa barang yang bagus dan laris untuk dijual.

 

3. Analisa Target Pasar yang Sudah Ditentukan

Tak ada proses yang instan bagi pelaku usaha dalam menawarkan produknya kepada konsumen. Semua melalui proses yang cukup panjang. Agar produk menemukan konsumen yang tepat, perlu juga dilakukan analisis terhadap target pasar, yang sudah kita tentukan. Kenapa hal itu perlu dilakukan? Agar kita tidak salah dalam memutuskan jenis produk yang akan dijual. Analisis target pasar penting agar kegagalan dalam menjalani sebuah usaha tidak gagal. Proses penilaian ini tidak sekedar penilaian sederhana.

 

4. Memilih Strategi Pemasaran

Bagi yang pernah menempuh pendidikan di bidang ekonomi, mestinya sudah mengetahui apa yang disebut dengan strategi pemasaran. Kalau tidak paham secara detail, ya setidaknya kulit-kulitnya sudah tahu. Ketika berencana hendak menjadi pelaku usaha, mestinya perlu memperdalam lagi ilmu strategi pemasaran. Ini penting agar bisa menentukan bagaimana menjaring calon konsumen atas produk yang kita pasarkan.

 

5. Evaluasi Atas Respon Calon Konsumen

Setelah menemukan atau menjaring calon konsumen, maka kita perlu melakukan evaluasi atas respon mereka. Apakah responnya positif atau negatif? Dari respon itu, kita bisa menentukan langkah selanjutnya untuk memulai sebuah usaha. Jika respon positif, maka perlu untuk menjaga respon itu dengan menghasilkan produk berkualitas sesuai selera konsumen. Jika responnya negatif, maka perlu melakukan perbaikan atas produk tersebut. Evaluasi atas respon ini penting agar kita bisa mengambil tindakan atas produk yang ditawarkan kepada konsumen.

 

6. Menciptakan Produk Baru

Target pasar sudah ditemukan. Calon konsumen juga sudah jelas. Tinggal bagaimana produk dari usaha yang akan ditawarkan. Karena itu, perlulah untuk menciptakan produk yang benar-benar baru dan kreatif. Apalagi jika segmen usaha menyasar kaum muda. Kelompok ini lebih suka hal-hal yang berbau kreatif dan minimalis. Elemen tersebut bisa berupa jenis produk yang dihasilkan, kemasan produk, harga yang ditawarkan, kemudahan pengiriman, maupun kegiatan purnajual

 

7. Kembangkan Produk yang Sudah Ada

Jika Anda sudah mengeluarkan suatu produk dan ternyata tidak sesuai dengan target pasar yang Anda inginkan, Anda bisa melakukan product development. Salah satu caranya bisa melakukan repackage (mengemas ulang).

 

Jadi sudah tahu ya, bagaimana menemukan pasar yang tepat untuk menawarkan produk dari usaha anda? Segala proses menuju sebuah hasil yang baik tentu tidak mudah. Perlu perjuangan dan doa dari orang-orang yang terlibat dalam proses tersebut. Membuat tim kerja yang baik tentu sangat membantu dalam melancarkan proses itu. Leadership atau kepemimpinan juga menjadi faktor yang penting dalam mengawal setiap proses tersebut. Namun, itu semua seharusnya tidak menyurutkan kita dalam mengembangkan usaha.[]

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url